Latihan Soal TPS Penalaran Umum SNBT 2023 Lengkap Beserta Pembahasannya

Latihan soal TPS Penalaran Umum SNBT 2023 lengkap beserta pembahasannya - Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh teman - teman semua. Balik lagi bersama gua disini,,, di mana lagi kalau bukan di seocontoh.web.id. Pada artikel kali ini, gua akan membagikan Latihan soal TPS Penalaran Umum SNBT 2023 lengkap beserta pembahasannya.

Berikut di bawah ini adalah Latihan soal TPS Penalaran Umum SNBT 2023 lengkap beserta pembahasannya :

6. Topik: Simpulan Logis
Subtopik: Konsep Kilat Simpulan Logis (NEW!)
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
Dinda tidak mengikuti kursus mengemudi atau Dinda dapat mengendarai mobil.
Jika Dinda dapat mengendarai mobil, maka Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
Simpulan yang tepat dari dua pernyataan tersebut adalah …
A. Dinda mengikuti kursus mengemudi atau Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
B. Dinda mengikuti kursus mengemudi atau Dinda tidak bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
C. Jika Dinda mengikuti kursus mengemudi, maka Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
D. Jika Dinda tidak mengikuti kursus mengemudi, maka Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
E. Jika Dinda tidak mengikuti kursus mengemudi, maka Dinda tidak bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.
Jawaban : C
Pembahasan :
Untuk menjawab soal tersebut, akan dibuat dua pernyataan tersebut menjadi dua buah premis sebagai berikut.
Premis 1: Dinda tidak mengikuti kursus mengemudi atau Dinda dapat mengendarai mobil.
Premis 2: Jika Dinda dapat mengendarai mobil, maka Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta.

Selanjutnya, akan dibuat permisalan dari dua buah premis di atas sebagai berikut.
a: Dinda mengikuti kursus mengemudi
b: Dinda dapat mengendarai mobil
c: Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta
Berdasarkan permisalan tersebut, maka premis 1 dan 2 dapat dituliskan sebagai berikut.
        P1 : ~ a V b
        P2 : b ⇒ c
Karena premis 1 bukan berbentuk implikasi dan premis 2 sudah berbentuk implikasi, maka ubah dulu premis 1 menjadi bentuk implikasi untuk dapat menyimpulkan dua premis tersebut.
Ingat bahwa ~p v q ekuivalen dengan p ⇒ q. Oleh karena itu, permisalan premis 1 di atas, dapat diubah menjadi a ⇒ b. Kemudian, dengan menggunakan silogisme, maka diperoleh kesimpulannya sebagai berikut.
    P1 : a ⇒ b
    P2 : b ⇒ c
            a ⇒ c
Dengan demikian, simpulan yang dapat ditarik dari kedua premis tersebut adalah, "Jika Dinda mengikuti kursus mengemudi, maka Dinda bisa jalan-jalan ke Yogyakarta".
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

7. Topik: Penalaran Analitik
Subtopik: Konsep Kilat Penalaran Analitik (NEW!)
Berdasarkan data nilai matematika siswa di suatu sekolah, diketahui nilai Ahmad lebih tinggi dari nilai Bima. Nilai Dimas tidak lebih tinggi dari nilai Fina, tetapi lebih tinggi daripada nilai Erin. Nilai Bima sedikit lebih tinggi dari nilai Cici. Jika nilai Cici lebih tinggi dari nilai Fina, maka pernyataan berikut yang pasti benar adalah …
A. Nilai kedua terendah didapat oleh Erin.
B. Nilai Cici lebih rendah dari nilai Dimas.
C. Nilai Dimas berada di urutan ketiga tertinggi.
D. Fina memiliki nilai yang lebih tinggi daripada Ahmad.
E. Dimas memiliki nilai yang lebih rendah dari nilai Bima.
Jawaban : E
Pembahasan :
Untuk menentukan pernyataan yang pasti benar berdasarkan teks tesebut, dibutuhkan urutan lengkap dari nilai-nilai tersebut.
Berdasarkan informasi pada soal, diketahui bahwa:
  • nilai Ahmad lebih tinggi dari nilai Bima,
  • nilai Bima sedikit lebih tinggi daripada nilai Cici,
  • nilai Cici lebih tinggi dari nilai Fina,
  • nilai Dimas tidak lebih tinggi dari Fina, dan
  • nilai Dimas lebih tinggi daripada nilai Erin.
Oleh karena itu, diperoleh urutan nilai dari yang tertinggi ke terendah sebagai berikut.
Ahmad - Bima - Cici - Fina - Dimas - Erin
Dengan demikian, pernyataan yang benar adalah Dimas memiliki nilai yang lebih rendah dari nilai Bima.
Alasan pilihan jawaban lain tidak tepat adalah sebagai berikut.
  • Pilihan jawaban A tidak tepat, karena nilai kedua terendah didapatkan oleh Bima, bukan Erin.
  • Pilihan jawaban B tidak tepat, karena nilai Ciri lebih tinggi dari nilai Dimas.
  • Pilihan jawaban C tidak tepat, karena Dimas berada diurutan kelima.
  • Pilihan jawaban D tidak tepat, karena Fina memiliki nilai lebih rendah dari Ahmad.
Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

8. Topik: Penalaran Kuantitatif
Subtopik: Konsep Kilat Penalaran Kuantitatif (NEW!)
Perhatikan pola bilangan berikut!
4, 20, 12, 48, 25, x, 27, 54, 37, 37
Nilai x yang memenuhi pola bilangan tersebut adalah …
A. 25
B. 50
C. 75
D. 96
E. 100
Jawaban : C
Pembahasan :
Perhatikan pola bilangan yang terbentuk berikut ini!
4, 20, 12, 48, 25, x, 27, 54, 37, 37
  x5        x4       xa       x2       x1
Kemudian, perhatikan faktor pengali pada pola bilangan tersebut!
  • Pada bilangan 4 dan 20, faktor pengalinya adalah 5.
  • Pada bilangan 12 dan 48, faktor pengalinya adalah 4.
  • Pada bilangan 25 dan x, faktor pengalinya adalah a.
  • Pada bilangan 27 dan 54, faktor pengalinya adalah 2.
  • Pada bilangan 37 dan 37, faktor pengalinya adalah 1.
Faktor pengali pada pola setiap dua bilangan berkurang 1 dari faktor pengali sebelumnya. Akibatnya, faktor pengali dari 25 dan x berkurang 1 dari faktor pengali dari 12 dan 48, yaitu 3 sehingga didapat a = 3.
Dengan demikian, nilai x dapat ditentukan dengan mengalikan 25 dengan 3, yaitu 25 x 3 = 75.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

9. Topik: Penalaran Kuantitatif
Subtopik: Konsep Kilat Penalaran Kuantitatif (NEW!)
Perhatikan gambar berikut!
Bilangan yang tepat untuk mengganti nilai X pada gambar tersebut adalah ....
A. 24
B. 28
C. 32
D. 36
E. 40
Jawaban : C
Pembahasan :
Perhatikan pola yang terbentuk pada gambar pertama (gambar sebelah kiri), Pola yang terbentuk pada gambar pertama ini adalah sebagai berikut.
    (12+23) : (28-21) = 5
Dengan menggunakan pola yang sama dari gambar pertama, nilai X pada gambar kedua dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.
(4+x) : (36-24) = 3
        (4+x) : 12 = 3
                 4+x = 36
                     x = 32
Dengan demikian, diperoleh nilai X adalah 32.
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

10. Topik: Penalaran Kuantitatif
Subtopik: Konsep Kilat Penalaran Kuantitatif (NEW!)
Dari Kota B ke Pantai A, dibutuhkan waktu 8 jam dengan kecepatan rata-rata kendaraan adalah 50 km/jam. Jika ingin sampai lebih cepat 3 jam, maka kecepatan rata-rata yang dibutuhkan kendaraan tersebut adalah ... km/jam.
A. 65
B. 80
C. 90
D. 100
E. 120
Jawaban : B
Pembahasan :
Dari soal diketahui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Pantai A dari Kota B adalah 8 jam dengan kecepatan rata-rata kendaraan 50 km/jam.
Untuk sampai lebih cepat 3 jam dari waktu semestinya, maka yang harus ditentukan terlebih dahulu adalah jarak dari Kota B ke Pantai A.
Untuk menentukan jarak dari Kota B ke Pantai A, dapat menggunakan rumus jarak
s = v.t
Dengan, s adalah jarak(km), v adalah kecepatan kendaraan (km/jam), dan t adalah waktu (jam)
Jarak Kota A ke Pantai B dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.
    s = v.t
    s = 50 km/jam . 8 jam
    s = 400 km
Kemudian, untuk sampai lebih cepat 3 jam, artinya harus sampai dalam waktu 5 jam.
Dengan demikian, kecepatan rata-rata yang dibutuhkan kendaraan agar sampai dalam waktu 5 jam dapat diperoleh melalui perhitungan berikut.
    s = v.t
    v = s : t
    v = 400km : 5jam
    v = 80 km/jam
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.


Itu dia tadi Latihan soal TPS Penalaran Umum SNBT 2023 lengkap beserta pembahasannya. Nantikan informasi – informasi menarik lainnya di artikel berikutnya yang akan datang. Cukup sekian untuk artikel kali ini, kurang lebihnya mohon maaf …
Sampai jumpa lagi, Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url